Seputar Peradilan

BELAJAR MENERIMA KETETAPAN ALLAH SWT

Kegiatan Kajian Islam Kamis Sore tanggal 19 Januari 2023 diisi oleh Panitera Pengganti, Akhmad Gazali, S.Ag. Bapak Akhmad Gazali, S.Ag menceritakan tentang seorang wali sebutlah namanya fulan yang umurnya sudah memasuki usia dewasa tapi belum mendapatkan jodoh. Beliau berdoa kepada Allah, “Ya Allah, hamba sudah beberapa kali mencoba untuk mencari jodoh tapi gagal. Kalau memang hamba tidak berjodoh di dunia, tunjukan jodoh hamba di akhirat”. Dalam mimpi, Allah SWT menjawab doanya, bahwa jodohnya bernama Fulanah yang berada di desa X. Lalu pada kesempatan lain, si Fulan pergi ke desa X tersebut untuk mengisi ceramah untuk berkunjung ke tempat Fulanah tersebut.

 

Pada saat perjumpaan tersebut, dia melihat domba fulanah tidak diserang oleh serigala bahkan bersahabat dengan serigala, padahal biasanya serigala memangsa domba. Fulan pun bertanya kepada Fulanah, apa yang diamalkan sehingga Allah SWT menganugerahkan domba-domba yang dipelihara Fulanah itu tidak diserang oleh serigala. Fulanah pun menjawab, ”Saya tidak memiliki amalan khusus, tapi saya selalu menerima ketentuan yang Allah SWT tetapkan kepada saya serta selalu mensyukurinya. Saya yakin Allah SWT akan selalu memberikan kepada saya apa yang menurut Allah SWT terbaik.”

Pesan moral yang dapat diambil dari kisah tersebut adalah kita sebisa mungkin harus berusaha mensyukuri ketetapan Allah SWT. Karena Allah SWT pasti menetapkan yang terbaik meskipun mungkin tidak sesuai dengan keinginan kita. Dan apabila ketetapan Allah SWT tidak sejalan dengan keinginan, maka kita harus ikhlas dan bersabar. Sesuai dengan firman Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ayat 216 yang artinya:

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah SWT mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.”