Seputar Peradilan

Acara Purnabakti dan Perpisahan Pegawai Pensiun Pengadilan Agama Barabai

Berjalan akan sampai ujung, berdayung akan sampai dermaga. Ungkapan itulah yang pantas untuk pengabdian Bapak Muhammad Saderi, Jurusita Pengganti Pengadilan Agama Barabai, setelah mengabdi sejak tahun 1982 atau sekitar 37 tahun, pada 1 Maret 2019 beliau purna tugas.

Dalam sambutannya Muhammad Saderi yang didampingi ibu menceritakan perjalan karir beliau, yang diawali sebagai honorer sejak tahun 1977 yang pada saat itu masih dengan kondisi sarana dan prasarana yang sangat sederhana serta gaji yang yang nominalnya sangat minim. Bapak Muhammad Saderi juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh karyawan karyawati atas semua kerja samanya selama beliau mengabdi di Pengadilan Agama Barabai serta, beliaupun memohon maaf seandainya selama bekerja di Pengadilan Agama Barabai terdapat kesalahan sebaliknya apabila ada kesalahan dari karyawan-karyawati Pengadilan Agama Barabai Beliau telah lebih dahulu memaafkan.

Bapak Drs. Hasani, S.H yang memberikan sambutan atas nama pegawai yang ditinggalkan mengatakan bahwa Bapak Muhammad Saderi  adalah orang yang mempunyai semangat kerja yang besar, tulus serta ikhlas,  hal ini menjadi contoh yang sangat baik bagi semua aparatur Pengadilan Agama Barabai.  Selanjutnya Drs. Hasani.S.H juga  memohon maaf seandainya selama Muhammad Saderi mengabdi di  Pengadilan Agama Barabai terdapat kesalahan dan sebaliknya apabila ada kesalahan Beliau maka karyawan-karyawati Pengadilan Agama Barabai telah lebih dahulu memaafkan.

Dalam amanatnya Ketua Pengadilan Agama Barabai, Drs. H. Pahur Raji, M.H.I menceritakan bahwa beliau mengenal Bapak Muhammad Saderi pada tahun 1995 ketika mutasi ke Pengadilan Agama Barabai, sekian lama meninggalkan Pengadilan Agama Barabai dan kembali lagi ke Pengadilan Agama Barabai tahun 2018 masih bertemu dengan bapak Muhammad Saderi, masih dengan semangat kerja seperti beberapa tahun yang lewat. Hal ini menggambarkan bahwa Bapak Muhammad Saderi adalah sosok yang penuh tanggung jawab dalam bekerja hingga menjelang masa purna bakti. Tentunya semangat seperti ini menjadi teladan bagi seluruh aparatur Pengadilan Agama Barabai. Ketuapun memohon maaf baik secara sebagai seorang pimpinan maupun sebagai pribadi bila selama Bapak Muhammad Saderi bekerja di Pengadilan Agama Barabai terdapat kesalahan.