Seputar Peradilan

Pembukaan Rapat Koordinasi DItjen Badilag, Ketua MA Luncurkan 6 Aplikasi Ditjen Badilag

Untitled-5.jpg

Barabai - Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI melaksanan Rapat Koordinasi yang dihadiri oleh YM Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial dan non Yusial, serta Ketua Kamar Agama Mahkamah Agung RI, dan seluruh Pengadilan Tinggi Agama, Mahkamah Syari'ah, Pengadilan Agama terlampir melalui aplikasi ZOOM.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an dan sambutan oleh Ketua Mahkamah Agung RI YM. Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H.. lalu dilanjutkan dengan peluncuran aplikasi dan inovasi dari Ditjen Badilag. Dengan menyentuh tombol layar tablet, Ketua Mahkamah Agung RI YM. Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H. secara resmi meluncurkan 6 aplikasi yang merupakan inovasi Ditjen Badilag di ruang Command Center Mahkamah Agung RI, Selasa pagi (2/3/2021).

Peluncuran aplikasi dilakukan saat pembukaan rapat koordinasi Ditjen Badilag dan pengadilan tingkat banding maupun tingkat pertama dengan dukungan Kamar Agama Mahkamah Agung RI.

Ke-6 aplikasi yang diluncurkan yaitu Pusat Data Perkara, Portal Ekonomi Syariah, Aplikasi PTSP Online Pengadilan Tingkat Banding, Aplikasi Penilaian APM (Akreditasi Penjamin Mutu), Laporan Elektronik (E-Laporan) dan Aplikasi Virtualisasi Surat Izin Online (Vision+) Satuan Kerja di lingkungan Peradilan Agama. H. M. Syarifuddin menyambut baik munculnya inovasi-inovasi di Ditjen Badilag. Ia meyakini inovasi-inovasi tersebut dapat lahir karena adanya atmosfir kreatif & inovatif yang ada di lingkungan peradilan agama.

Pengembangan dan implementasi inovasi yang berbasis teknologi informasi, menurutnya merupakan salah satu ciri peradilan yang modern. Ada 3 ciri utama yang harus ada dalam sistem peradilan modern, yaitu: Transparansi, Akuntabilitas, dan Aksesibilitas. “Peradilan modern merepresentasikan profil lembaga peradilan yang mengimplementasikan perkembangan teknologi informasi untuk mendukung tugas pokok dan fungsi pengadilan” ungkapnya. H. M. Syarifuddin sangat mengapresiasi ikhtiar dari Dirjen Badilag dan seluruh aparatur Peradilan Agama dalam melakukan pembaruan-pembaruan demi terwujudnya peradilan yang agung.

“Ke depan, saya mengharapkan Badilag tidak berhenti dengan ikhtiarnya hari ini, melainkan lebih gigih lagi dalam mengembangkan inovasi-inovasi yang semakin meningkatkan kualitas layanan Peradilan Agama demi kemashlahatan yang sebesar-besarnya bagi umat manusia” pungkasnya.